Tingkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Komunikasi, Qurrotul A'yun Sufyan, M.Pd., Sampaikan Materi Public Speaking dalam DIGMA VII 2026
- Diposting Oleh Admin Web Prodi PGMI
- Sabtu, 10 Oktober 2026
- Dilihat 7 Kali
DIGMA VII 2026 kembali menghadirkan sesi pengembangan kompetensi mahasiswa melalui materi Public Speaking yang disampaikan oleh Qurrotul A'yun Sufyan, M.Pd. Materi ini menjadi bagian penting dalam membekali mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dengan keterampilan berbicara di depan umum, membangun kepercayaan diri, serta menyampaikan gagasan secara jelas, efektif, dan komunikatif.
Dalam sesi tersebut, Qurrotul A'yun Sufyan, M.Pd., membahas pentingnya kemampuan public speaking sebagai salah satu keterampilan dasar yang perlu dikuasai mahasiswa, khususnya calon pendidik. Kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya berkaitan dengan keberanian tampil di hadapan banyak orang, tetapi juga mencakup keterampilan menyusun pesan, memilih bahasa yang tepat, serta membangun interaksi yang baik dengan audiens.
Materi ini juga menekankan bahwa rasa percaya diri merupakan salah satu faktor penting dalam komunikasi. Mahasiswa perlu membiasakan diri untuk berani menyampaikan pendapat, mengelola rasa gugup, serta melatih kemampuan berbicara secara terstruktur agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik.
Selain itu, aspek komunikasi verbal dan nonverbal turut menjadi perhatian dalam pembahasan public speaking. Penggunaan intonasi suara, ekspresi wajah, kontak mata, dan bahasa tubuh yang tepat dapat membantu pembicara menyampaikan pesan secara lebih menarik dan meyakinkan. Keterampilan tersebut sangat relevan bagi mahasiswa PGMI yang kelak akan berhadapan langsung dengan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Sebagai calon guru Madrasah Ibtidaiyah, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu menjelaskan konsep dengan bahasa yang sederhana, menarik perhatian peserta didik, serta menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Oleh karena itu, kemampuan public speaking menjadi salah satu kompetensi penting dalam membangun komunikasi pendidikan yang efektif.
Melalui materi ini, peserta DIGMA VII 2026 diharapkan semakin memahami bahwa keterampilan berbicara di depan umum tidak muncul secara instan, melainkan membutuhkan latihan, persiapan, dan keberanian untuk terus mengembangkan diri. Setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan komunikasinya melalui pengalaman berbicara, berdiskusi, dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun organisasi.
Penyampaian materi Public Speaking ini sejalan dengan tema DIGMA VII 2026, yaitu Penguatan Karakter dan Kompetensi Mahasiswa PGMI sebagai Calon Pendidik yang Adaptif dan Inspiratif. Melalui penguatan keterampilan komunikasi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang percaya diri, kritis, serta memiliki kemampuan menyampaikan pengetahuan dan gagasan secara inspiratif.
Kehadiran Qurrotul A'yun Sufyan, M.Pd., sebagai pemateri menjadi bagian dari rangkaian pembinaan mahasiswa dalam kegiatan DIGMA VII 2026. Sesi ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk terus mengasah kemampuan komunikasi, meningkatkan keberanian tampil di ruang publik, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia pendidikan.
Melalui kegiatan ini, HMPS PGMI terus berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang mendukung pengembangan karakter, keterampilan, dan potensi mahasiswa sebagai generasi calon pendidik yang kompeten dan berintegritas.